Jumat, 14 November 2014

MENGOLAH PERCETAKAN (MEMBUAT DAN MENYIMPAN LEMBAR KERJA)

1. Membuat Lembar Kerja Baru
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membuat workbook baru adalah sebagai berikut.
Klik New pada menu File (atau dapat dengan langsung mengklik ikon New sehingga muncul jendela workbook baru dengan nama sementara Book1, Book2, dan seterusnya.

2. Menyimpan Lembar Kerja
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menyimpan lembar kerja adalah sebagai berikut.
a. Klik Save As pada menu File sehingga akan muncul kotak dialog Save As.

b. Tentukan nama file pada kotak isian File name dan tentukan lokasi penyimpanan berkas pada kotak pilihan Save in, misalnya My Documents. Apabila akan dilakukan penyimpanan pada media penyimpanan lain, seperti disket atau flashdisk maka pilih dan klik media tersebut.
c. Klik tombol Save untuk menyimpannya.
3. Menutup Worksheet dan Pengolah Angka Microsoft Office Excel
Kita dapat menutup pengolah angka Microsoft Office Excel 2007 dengan mengklik Exit pada menu File atau klik tombol Close (X) pada pojok kanan atas kotak jendela Microsoft Office Excel.
4. Membuka Berkas yang Tersimpan
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membuka kembali berkas yang sudah tersimpan adalah sebagai berikut.
a.       Klik Open pada menu File atau toolbar Open sehingga akan muncul kotak dialog Open.
b.       Pilih dan klik lokasi penyimpanan pada kotak pilihan Look in.
c.       Carilah nama file pada daftar file atau dapat mengetik nama file yang dicari pada kotak isian File name (apabila kita mengetahui dengan pasti nama file yang akan kita buka).
d.       Klik tombol Open sehingga akan muncul jendela workbook yang kita inginkan.

A. Menggunakan Fasilitas Print Preview

Pada saat akan mencetak dokumen atau lembar kerja, sebaiknya terlebih dahulu melihat bentuk hasil pencetakan lembar kerja di layar monitor. Hal ini sangat berguna untuk memeriksa hasil cetakan sebelum dicetak menggunakan printer. Apabila hasil cetakan belum sesuai maka dapat dilakukan perbaikan untuk menghasilkan cetakan yang diinginkan. Untuk melihat bentuk hasil percetakan dilayar monitor, dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas Print Preview. Langkah-langkahnya, yaitu :
* Pilih menu File - Print Preview atau dengan menekan ikon Preview pada toolbar Standard.
* Selanjutnya, Microsoft Excel akan menampilkan jendela Preview, dimana pada jendela tersebut ditampilkan hasil cetakan lembar kerja.

Pada jendela Preview terdapat beberapa tombol yang dapat digunakan. Berikut ini keterangan tombol-tombol yang terdapat pada jendela Preview, yaitu :
* Next                                       : Menampilkan halaman berikutnya.
* Previous                                             : Menampilkan halaman sebelumnya.
* Zoom                                      : Memperbesar atau memperkecil tampilan.
* Print                                       : Menampilkan kotak dialog Print untuk melakukan pencetakan.
* Setup                                     : Mengatur halaman, ukuran kertas, header/footer, dan margin dengan menampilkan kotak dialog Page Setup.
Margins                                              : Mengatur garis batas halaman
Page Break Preview    : Mengubah tampilan lembar kerja dalam format page break.
Close                                     : Menutup jendela Preview
Help                                       : Memunculkan fungsi bantuan.


B. Mencetak Lembar Kerja dan Buku Kerja

Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan cara menampilkan lembar kerja ke layar monitor sebelum dicetak. Selanjutnya, akan dijelaskan cara mencetak lembar kerja atau buku kerja menggunakan printer dan mencetak ke file.

1. Mencetak Lembar Kerja

Untuk mencetak lembar kerja ke printer, sebelumnya lembar kerja sudah harus dibuka dan dalam keadaan aktif. Langkah-langkahnya, yaitu :
* Pilih menu File - Print, tekan tombol Print pada toolbar Print Preview, atau tekan tombol Ctrl + P padakeyboard. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Print.
* Pada kotak dialog Print terdapat beberapa pilihan yang digunakan untuk mengatur pencetakan lembar kerja.

a. Printer, digunakan untuk menentukan ke mana dokumen akan dicetak.
Name, memilih nama printer. Untuk memilih printer, dapat dilakukan dengan membuka tanda panah di samping kotak Name. Jika komputer hanya terhubung pada satu komputer, kita tidak perlu lagi mengubahnya. Jika komputer terhubung dengan jaringan komputer, kita dapat memilih printer lain yang tersedia dalam jaringan. Selain itu, terdapat tombol Properties yang digunakan untuk mengubah setting printer.
- Tombol Properties,mengatur pilihan-pilihan atau fasilitas yang tersedia pada printer.
- Tombol Find Printer, mencari printer tertentu dalam jaringan.
- Print to file, menyimpan hasil cetakan pada file untuk dicetak pada waktu lain atau pada printer lain yang tidak tesedia.

b. Print range, digunakan untuk menentukan halaman yang akan dicetak.
- All, mencetak semua halaman pada lembar kerja.
- Page(s), hanya halaman tertentu saja yang akan dicetak, dengan cara mengisi kotak From dengan halaman awal dan isi kotak To dengan halaman terakhiryang akan dicetak.

c. Print what, menentukan lembar kerja yang akan dicetak.
- Selection, mencetak sel-sel tertentu pada lembar kerja yang sedang diblok.
Active sheet(s), mencetak semua isi lembar kerja yang sedang aktif.
Entire workbook, mencetak semua lembar kerja yang terdapat pada buku kerja.
Copies, menetukan jumlah salinan yang dihasilkan dengan mengisi jumlah salinan yang akan dihasilkan pada kotak Number of copies. Pilih Collate jika kita akan mencetak semua halamannya terlebih dahulu dan kemudian mencetak salinannya.

Langkah-langkah untuk mencetak sebagian lembar kerja, yaitu
* Pilih atau blok sel-sel yang akan dicetak.
* Pilih menu File - Print Area - Set Print Area.
* Buka kotak dialog Print dengan memilih menu File - Print atau dengan menekan tombol Ctrl + P padakeyboard.
* Selanjutnya, atur percetakan.

2. Mencetak ke File

Mencetak dokumen ke file sebenarnya sama dengan menyimpan lembar kerja tetapi format dari file-nya berupa suatu hasil cetakan seperti gambar. Dokumen yang dihasilkan dari percetakan dokumen lembar kerja ke file tidak dapat dibuka menggunakan Microsoft Excel karena formatnya tidak sama.
Untuk mencetak dokumen ke file, dapat dilakukan dengan cara berikut :
* Buka menu File - Print atau dengan menekan tombol Ctrl + P pada keyboard.
* Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Print. Tandai kotak Print to file. Selanjutnya, tekan tombol OK dimana akan ditampilkan kotak dialog Print to File.
* Pada kotak dialog Print to File, masukkan nama file pada kotak Output File Name. Hasil percetakan dokumen akan tersimpan dalam bentuk file.

Langkah - langkah mencetak bagian tertentu dari lembar kerja yang pertama kali harus memblok bagian tertentu terlebih dahulu dari lembar kwrja yang alkan dicetak. Langkah - langkah selanjutnya, yaitu :
* Pilih menu File - Print Area - Set Print Area.
* Buka menu File - Print atau dengan menekan tombol Ctrl + P pada keyboard.
* Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Print. Tandai kotak Print to file. Selanjutnya, tekan tombol OK dimana akan ditampilkan kotak dialog Print to File.
* Pada kotak dialog Print to File, masukkan nama file pada kotak Output File Name. Hasil percetakan dokumen akan tersimpan dalam bentuk file.


C. Mengatur Tata Letak (Layout) Cetakan

1. Mengatur Kertas

Pengaturan hasil cetakan tidak terlepas dari pengaturan ukuran kertas, karena setiap pencetakan tidak selalu menggunakan ukuran kertas yang sama. Penggunaan ukuran kertas dapat berubah - ubah sesuai dengan kebutuhan. Langkah - langkah untuk mengubah ukuran kertas pada Microsoft Excel, yaitu :
* Pilih menu File -Page Setup yang akan menampilkan kotak dialog Page Setup. Plih tab Page.
* Pada bagian tab Page terdapat beberapa pilihan untuk menentukan format kertas. yang digunakan, yaitu :

a. Orientation, mengatur ukuran pencetakan atau tata letak kertas. Pilihan yang dapat digunakan adalah tegak (Potrait) dan menyamping (Landscape).
b. Scaling, mengatur skala pencetakan.
Adjust to, menetukan ukuran pencetakan berdasarkan presentase. Jika kotak Adjust to diisi dengan nilai 100 maka artinya normal, sedangkan jika lebih tinggi berarti diperbesar dan jika lebih rendah berarti diperkecil.
Fit to, memadatkan isi hasil pencetakan menjadui sejumlah halaman yang ditentukan. Apabila kotak Fit todiisi dengan nilai 1 maka pencetakan akan disesuaikan agar tercetak pada satu halaman saja dan seterusnya sesuai dengan nilai yang dimasukkan.
c. Paper size, menetukan ukuran kertas yang akan digunakan dalam pencetakan. Hal ini dilakukan dengan menekan panah dan selanjutnya pilih ukuran kertas dari daftar pilihan yang muncul.
d. Print quality, menetukan kualitas pencetakan. Hal ini dilakukan dengan menekan panah kemudian menentukan kualitas hasuil pencetakan yang disediakan.
e. First page Number, menentukan nomor halaman petama, jika bukan 1. Secara default, pada kotak First page number terisi Auto. Apabila kotak tersebut diisi dengan nilai 2 maka penomoran halaman pertama akan dimulai dari angka 2.
f. Untuk mengatur format pencetakan lainnya dapat dilakukan dengan menekan tombol Options.
g. Tombol Print dilakukan untuk melakukan pencetakan ke printer.
h. Tombol Print Preview digunakan untuk menampilkan hasil cetakan di layar monitor.

2. Mengatur Margin

Untuk menghasilkan hasil cetak yang baik, kita juga harus memperhatikan pengaturan margin. Marginmerupakan jarak antara tepi halaman kertas dengan tepi bidang lembar kerja. Margin atau badan pinggir halaman juga menetukan apakah bidang yang ingin dicetak dapat dimuat pada sebuah halaman atau tidak. Jika margin yang diatur melebihi batas halaman maka lembar kerja yang tercetak akan terputus. Langkah - langkah untuk mengatur margin, yaitu:
* Pilih menu File - Page Setup. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak Page Setup.
* Pilih tab Margins.
* Selanjutnya, dapat dilakukan pengaturan margin dengan mengisi nilai margin dan pengaturan lainnya pada kotak yang tersedia.
a. Top, mengatur batas atas kertas.
b. Bottom, mengatur batas bawah kertas.
c. Left, mengatur batas kiri kertas.
d. Right, mengatur batas kanan kertas.
e. Header, mengatur letak header atau jarak tepi atas halaman ke header.
f. Footer, mengatur letak footer atau jarak dari tepi bawah halaman ke footer.
g. Center on Page, mengatur posisi rata tengah halaman. Apakan posisi rata tengah dari halaman ditentukan secara horizontal atau vertikal.

3. Mengatur Header dan Footer

Untuk membuat tampilan lebih menarik, akan lebih baik apabila suatu baris tambahan di bagian atas dan bawah dari halaman yang disebut header dan footer. Tampilan header dan footer juga dapat dilihat sebagai judul yang muncul pada setiap halaman atau beberapa halaman tertentu. Selain itu, header dan footerbiasanya digunakan untuk memberi nomor halaman atau memberi identitas pada hasil cetakan.

Untuk membuat header dan footer dapat dilakukan dengan cara berikut :
* Pilih menu File - Page Setup yang akan menampilkan kotak dialog Page Setup. Lalu, pilih tab Header/Footer.
* Kamu dapat melakukan pengaturan header dan footer dengan memilih isi header dan footer yang tersedia dengan menekan tanda panah pada kitak Header dan Footer. Pada kotak tersebut tersedia berbagai header yang biasa digunakan, seperti nomor halaman, nama file, lokasi penyimpanan file, dan pilihan lainnya.
* Untuk membuat sendiri header dan footer dapat dilakukan dengan menekan tombol Custom Header atauCustom Footer.
* Setelah kotak dialog Header dan Footer ditampilkan, isi kotak section dengan teks yang diinginkan.
* Isi header atau footer dapat ditempatkan pada tiga posisi, yaitu, posisi kiri (Left section), tengah (Center section), dan kanan (Right section).
* Nomor halaman dari suatu dokumen dapat ditampilkan pada header atau footer.
* Untuk menyisipkan fungsi penempatan nomor halaman, tanggal, dan fungsi lainnya dapat digunakan toolbaryang terdapat pada kotak dialog Header atau Footer.

4. Mengatur Lembar Kerja

Pengaturan lembar kerja dapat dilakukan untuk mengatur daerah pencetakan. Dengan menentukan daerah pencetakan, kamu dapat mencetak dokumen yang menggunakan beberapa lembar kerja sekaligus. Selain itu, kita juga dapat menentukan apakah dalam pencetakan dokumen akan ditampilkan elemen-elemen lembar kerja seperti bingkai lembar kerja dan garis skala (grid).

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk pengaturan lembar kerja, yaitu :
* Pilih menu File - Page Setup yang akan menampilkan kotak dialog Page Setup. Pilih tab Sheet.
* Untuk menentukan daerah yang akan dicetak dapat dilakukan dengan mengisi kotak Print area. Untuk mengisi kotak Print area, dapat kita lakukan dengan menekan tombol di sebelah kanan kotak tersebut. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Page Setup - Print area. Isi kotak dialog tersebut dengan sel yang merupakan daerah yang akan dicetak.
* Pada bagian Print titles dimasukkan daerah judul lembar kerja yang akan ditampilkan pada setiap halaman pencetakan. Hal ini digunakan untuk menentukan daerah yang akan menampilkan judul pada setiap lembar kerja yang dipilih. Untuk menampilkan judul pada posisi atas yang akan selalu dicetak di bagian awal halaman, kotak yang diisi adalah Rows to repeat at top. Sedangkan, untuk menampilkan judul pada kolom yang akan dicetak pada bagian kiri halaman, dilakukan dengan mengisi kotak Columns to repeat at left.Untuk mengaktifkan kotak Rows to repeat at top atau Columns to repeaat at left, dapat dilakukan dengan menekan tombol di sebelah kanan pada setiap kotak tersebut.
* Fungsi yang dapat digunakan adalah fungsi untuk menampilkan elemen-elemen lembar kerja pada hasil pencetakan, yaitu :
a. Gridlines, menampilkan garis skala pada hasil pencetakan.
b. Row and column headings, menampilkan bingkai lembar kerja. Pilihan ini digunakan untuk mencetak nama kolom dan nomor baris.
c. Black and white, mencetak hasil pencetakan dengan warna hitam putih.
d. Draft quality, mencetak hasil pencetakan dengan kualitas draft sehingga menghemat tinta dan mempercepat proses pencetakan.
e. Comments, menampilkan komentar pada hasil pencetakan. Pilihan ini digunakan untuk menentukan posisi catatan atau komentar di bagian akhir dokumen atau tetap pada posisi dimana catatan atau komentar tersebut terlihat.
f. Cell errors as, mengatur karakter yang akan ditampilkan pada saat terjadi error pada suatu sel. Pada pilihan ini dapat menentukan apakah error dalam sel akan ditampilkan, dikosongkan, atau diganti dengan tampilan lain.
* Pada pilihan Page order, terdapat dua pilihan untuk menentukan urutan pembacaan lembar kerja. Down,than over dugunakan untuk menentukan pembacaan urutan lembar kerja dari atas ke bawah kemudian dilanjutkan ke samping kanan. Over, than down digunakan untuk mengurut lembar kerja dari kiri ke kanan kemudian dilanjutkan ke bawah.


D. Mengatur Lembar Kerja dalam Buku Kerja

1. Mengganti Nama Lembar Kerja

Langkah-langkah untuk mengganti nama lembar kerja, yaitu :

Cara 1
a. Klik tab lembar kerja yang akan diganti namanya, misalnya tab Sheet 1.
b. Klik dua kali tab lembar kerja tersebut dan selanjutnya ketikkan nama baru untuk lembar kerja tersebut. Selanjutnya, tekan tombol Enter pada keyboard.

Cara 2
a. Klik tab lembar kerja yang akan diganti namanya.
b. Klik kanan pada tab lembar kerja kemudian pilih Rename pada menu shortcut yang ditampilkan.

Cara 3
a. Klik tan lembar kerja yang akan diganti.
b. Pilih menu Format - Sheet - Rename.
c. Ketikkan nama baru lembar kerja yang kamu inginkan.

2. Menyisipkan Lembar Kerja

Secara default, Microsoft Excel menyediakan tiga lembar kerja (sheet) yang dapat ditambahkan sesuai kebutuhan. Langkah-langkah untuk menambahkan lembar kerja pada suatu buku kerja, yaitu :
* Pilih salah satu tab lembar kerja. Sebagai contoh, digunakan lembar kerja yang telah dibuat sebelumnya, di mana akan ditambahkan lembar kerja baru dengan nama Kelas D. Pilih tab lembar kerja dengan nama kelas C.
* Tekan tombol kanan mouse, di mana posisi penunjuk mouse masih berada pada tab Kelas C.
* Pilih Insert pada pilihan menu shortcut yang ditampilkan.
* Pada kotak dialog Insert, pilih Worksheet pada tab General kemudian tekan tombol OK.
* Selanjutnya, tan lembar kerja akan bertambah satu. Lembar kerja yang ditambahkan akan berada pada posisi di sebelah kiri lembar kerja yang aktif. Ganti nama sheet dengan nama Kelas D.
* Posisi Kelas D berada diantara Kelas B dan Kelas C. Unutk memindahkan posisi tan Kelas D dapat dilakukan dengan cara tekan dahan tahan tombol kiri mouse pada tab Kelas D kemudian geser mouse ke sebelah kanan tab Kelas C.

3. Menyalin Lembar Kerja

Isi suatu lembar kerja pada Microsoft Excel dapat disalin pada lembar kerja lain yang masih kosong. Hal ini dilakukan untuk memudahkan kita dalam bekerja pada saat memerlukan beberapa lembar kerja yang memiliki format dan isi yang sama. Sebagai contoh, pada buku kerja yang telah dibuat sebelumnya, terdapat lembar kerja dengan nama Kelas D. Lembar kerja tersebut belum terisi apapun.

Langkah-langkah menyalin isi data pada lembar kerja Kelas C, yaitu :
* Pilih tab lembar kerja yang akan disalin. Contoh, gunakan lembar kerja Kelas C.
* Blok isi lembar kerja tersebut dengan cara klik tombol kiri mouse dan tahan kemudian geser sampai memblok semua bagian yang akan disalin.
* Tekan dan tahan tombol Ctrl pada keyboard, selanjutnya klik lembar kerja Kelas D. Tab Kelas D akan berubah menjadi warna putih.
* Pilih menu Edit - Fill - Across Worksheets. Fasilitas Across Worksheets digunakan untuk menyalin isi data suatu sel atau range suatu lembar kerja ke beberapa lembar kerja lain dengan cara atau langkah lebih cepat.
Fasilitas lainnya, yaitu :
Down, menyalin isi sel ke sel-sel yang terletak pada bagian bawahnya.
Right, menyalin isi sel ke sel-sel yang terletak di sebelah kanannya.
Up, menyalin isi sel ke sel-sel yang terletak pada bagian atasnya.
Left, menyalin isi sel ke sel-sel yang terletak pada sebelah kirinya.
* Pada kotak dialog Fill Across Worksheet, pilih All kemudian tekan tombol OK. Pilihan All digunakan untuk menyalin isi sel atau range termasuk format selnya. Pilihan lainnya yaitu :
Contents, menyalin isi sel atau range.
Formats, menyalin format selnya saja.
* Terdapat beberapa cara untuk menyalin isi dari suatu lembar kerja. Cara lain untuk menyalin isi dari suatu lembar kerja adalah dengan menggunakan menu Edit - Move or Copy Sheet.

Untuk menyalin menggunakan fasilitas tersebut, yaitu :
- Pilih lembar kerja yang akan disalin.
- Pilih menu Edit - Move or Copy Sheet. Selanjutnya,akan ditampilkan kotak dialog Move or Copy.
- Untuk menentukan lokasi buku kerja di mana salinan akan ditempatkan, dapat dipilih pada daftar kotak pilihan To book. Pilih nama buku kerja yang sama jika ingin memindahkan lokasi lembar kerja pada buku kerja yang sama. Sedangkan, untuk memndah atau menyalin lembar kerja ke buku kerja baru, klik pilihan(new book).
- Pada kotak pilihan Before sheet, pilihlah lokasi lembar kerja di mana hasil salinan akan ditempatkan di sebelah kiri nama lembar kerja yang dipilih.
- Tandai kotak Create a copy untuk menyalin isi dari lembar kerja.
- Tekan tombol OK. Selanjutnya, tab lembar kerja akan bertambah satu dengan nama group.

4. Memindahkan Lembar Kerja

Selain menyalin isi dari suatu lemnar kerja, kamu juga dapat memindahkan isi dari lembar kerja. Mamindahkan isi lembar kerja sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menyalin isi lembar kerja.

Langkah-langkahnya, yaitu :
* Pilih lembar kerja yang akan dipindahkan.
* Pilih menu - Edit Move or Copy Sheet. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Move or Copy.
* Untuk menentukan lokasi buku kerja di mana lembar kerja akan dipindahkan dapat dipilih pada kotak daftar pilihan To book.
* Pada kotak pilihan Before sheet, pilih lokasi lembar kerja di mana lembar kerja akan dipindahkan.
* Biarkan kotak Create a copy tetap kosong karena lembar kerja hanya akan dipindahkan tanpa menyalin.

5. Menghapus Lembar Kerja

Suatu lembar kerja Microsoft Excel dapat dihapus apabila sudah tidak dibutuhkan. Langkah-langkah untuk menghapus lembar kerja ada beberapa cara, yaitu :
* Pilih tab lembar kerja yang akan dihapus.
* Pilih menu Edit - Delete Sheet.

Atau dengan cara berikut :
* Pilih lembar kerja yang akan dihapus.
* Letakkan posisi penunjuk mouse di atas tab lembar kerja yang akan dihapus.
* Klik kanan pada tombol mouse yang akan menampilkan menu shortcut.
* Pilih perintah Delete.
* Lembar Kerja akan terhapus dari buku kerja.


TEKNIK DASAR OPERASIONAL MICROSOFT EXCEL

Microsoft Excel merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik).
Fungsi dari Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat
mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.

11.  Cara Membuka Dan Menutup / Memulai Dan Mengakhiri
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengaktifkan program aplikasi Microsoft Excel, antara lain sebagai berikut.
1.      Melalui double klik shortcut Microsoft Excel di desktop.
2.      Melalui menu Start.
3.      Melalui file yang terdapat di Microsoft Excel
Jika ingin membuka Microsoft Excel dengan cara pertama, maka pada desktop harus sudah ada shortcut-nya terlebih dahulu. Seandainya shortcut belum terpasang di desktop, shortcut dapat dimunculkan dengan langkah berikut.
·         Klik kanan pada desktop.
·         Pilih menu New, kemudian klik Microsoft Excel worksheet.
Jika ingin membuka Microssoft Excel 2007 dengan cara kedua, langkah yang digunakan adalah sebagai berikut.
·         Klik menu Start, kemudian arahkan pada pilihan All Programs.
·         Klik Microsoft Office dan lembar kerja Microsoft Excel 2007

·         Sekarang Anda siap bekerja dengan Excel 2007.
Membuka Excel 2007 pada Windows 7
Jika ingin membuka Microsoft Excel 2007 dengan cara ketiga, maka dalam windows explorer harus sudah ada file Excel yang pernah dibuat. Misalnya file Excel ada di My Document, maka langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut.
·         Klik menu start > Pilih Program > klik windows Explorer.
·         Klik Folder My Document.
·         Klik dua kali pada file Excel yang akan dibuka.
Tampilan awal Excel 2007

2. Cara Mengakhiri Excel 2007
Setelah Anda selesai menggunakan Microsoft Excel 2007, Anda perlu menutup program aplikasi windows tersebut sebelum mematikan komputer. Cara untuk menutup program adalah dengan cara meng-klik tombol Close (X) yang terdapat di sebelah kanan atas Windows Excel atau dapat juga melalui ikon kontrol menu yang terdapat di pojok kiri, caranya sebagai berikut.
1.      Klik ikon menu kontrol Microsoft Excel 2007.
2.      Pilih dan klik Exit Excel.
Tombol Exit (X) untuk mengakhiri Excel 2007
12 .  Cara Menyimpan Dokuments
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menyimpan lembar kerja (Dokuments) adalah sebagai berikut.
a.      Setelah teks selesai anda ketik, klik Office Button.
b.      Pilih Save, atau Save As (untuk menyimpan dengan nama yang beda dengan nama sebelumnya).
c.       Pilih Excel Workbook.


a.      Pada windows yang muncul, pilih folder Document, ketikkan nama filenya pada File name “Daftar Penjualan Barang”. Pilih Excel Workbook pada Save as type.
b.      Klik tombol Save.
33.  Cara Memasukan Data Angka Dan Teks

Menggunakan Pengaturan/ Format Angka
Seleksi range F3:G22. 
Klik tab menu Home, kemudian klik icon tab ribbon Number .
Pada kotak dialog yang muncul, pada Category, pilih Number, Decimal places, isikan 2, centang Use 1000 Seperator.
Selanjutnya, klik Currency pada bagian Category, pilih Rp Indonesian pada bagian Symbol, kemudian klik tombol OK.

Perhatikan perubahanya.

Double Click pada perbatasan header kolom F dan G , maka semua data akan ditampilkan, lakukan juga untuk perbatasan header kolom G dan H.

Menggunakan Perataan Teks
Seleksi range judul tabel (C2:G2).

Klik tab menu Home, kemudian klik icon menu Format cell: Aligment pada tab ribbon Aligment.

Pada kotak dialog yang muncul, klik tab Aligment, pilih Center pada Horizontal, dan juga pada Vertical, centang pilihan Wrap text, Orientation isikan 0, kemudian klik tombol OK.

Perhatikan perubahannya. Coba anda praktikan untuk perataan yang lainnya.


44.  Cara Memasukan Formula Dan Fungsinya
Microsoft Excel sebagai program pengolah angka menyediakan fasilitas penghitungan dengan menggunakan rumus. Formula atau rumus yang dimasukkan dapat berupa fungsi(function), operator(operators),atau nilai konstan(constan). Untuk memasukkan rumus pada Microsoft Excel harus diawali dengan memasukkan tanda sama dengan (=) dilanjutkan cengan menuliskan rumus yang akan digunakan.
Rumus merupakan instruksi metematika yang dimasukkan ke suatu sel pada lembar kerja. Rumus akan membawa instruksi untuk melakukan proses perhitungan tertentu.
Tombol Nama Tombol Keterangan Fungsi

Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan operator sebagai berikut:
  • Proses Pertama ^
  • Proses Kedua * atau /
  • Proses Ketiga + atau –
Rumus yang diapit dengan tanda kurung ( ) akan diproses terlebih dahulu. Menulis Rumus selalu diawali dengan lambang sama dengan (=) . Setiap penulisan rumus diawali dengan tanda ’sama dengan’ (=) diakhiri dengan menekan Enter.
Contoh :

Pada contoh di atas, Cell D1 merupakan hasil penjumlahan dari cell A1 dan C1 dengan menggunakan rumus penjumlahan: =A1+C1 Demikian juga untuk cell D2, D3 dst.
1. Memasukkan Angka Tetap
Microsoft Excel dapat digunakan untuk menghitung nilai angka tetap. Penghitungan dengan angka tetap sama seperti menghitug dengan kalkulator.

Rumus dapat ditulis dengan memasukkan angka yang tetap (seperti dalam kalkulator).
Contoh: = 25*40
: = 30/5
Setiap penulisan rumus angka tetap diakhiri dengan menekan Enter
1. Menulis rumus dengan referensi cell
2. Menulis rumus dengan cara menunjuk


2. Menggunakan Referensi Sel
Microsoft Excel juga dapat digunakan untuk mengitung nilai-nilai yang terdapat dalam beberapa sel. Hal ini memudahkan pekerjaan karena setiap perubahan yang terjadi pada sel juga akan berpengaruh secara otomatis terhadap hasil penghitungan.







PENGERTIAN APLIKASI PENGOLAH ANGKA MICROSOFT EXCEL FUNGSI DAN IDENTIFIKASI MENU & ICON NYA

1.    Pengertian Aplikasi Pengolah Angka Microsoft Excel
Microsoft excel adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu menghitung, memproyeksikan, menganalisa, dan mempresentasikan data. Disini kita akan banyak bersinggungan dengan metode-metode pembuatan tabel dan grafik yang sangat dibutuhkan sekali dalam penyusunan data-data sekolah, hasil-hasil penelitian, maupun dalam pembuatan makalah pribadi.
Fungsi Microsoft Excel
1. Kalkulasi, dengan program ini kita bisa melakukan kalkulasi atau penghitungan dengan mudah, baik penghitungan yang sederhana maupun dengan rumus – rumus yang sangat kompleks.
2. Grafik, dengan program ini kita bisa mempresentasikan data kita dalam bentuk grafik yang komunikatif.
3. Komunikasi, dengan program ini kita juga bisa berkomunikasi dengan pengguna (user) lain.Program ini sudah dirancang untuk bisa saling bertukar informasi dalam bentuk jaringan dimana orang lain bisa membuka lembar kerja kita dari terminal (komputer) yang berlainan,bahkan ia juga bisa melakukan perubahan pada lembar kerja yang sama pada saat yang bersamaan pula.
4. Internet,suatu saat mungkin kita akan mengirim data dalam bentuk tabel atau grafik pada orang lain di tempat di seluruh dunia,Microsoft Excel bisa melakukanya dengan baik sekali.
5. Otomatis, dengan Excel kita bisa menggunakan otomatisasi penghitungan data yang kita ketikkan.Dengan perumusan yang benar,maka Excel akan langsung melakukan perubahan secara otomatis terhadap data kita setiap kali mengalami perubahan.

6. Aplikasi, Microsoft Excel dapat membantu kita merancang aplikasi siap pakai,yaitu dengan fasilitas macro.
Gambar 1. Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007
1. Judul
Menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari lembar kerja yang aktif.
2. Office Button
Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar misalnya membuat dokumen baru, membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak dan mempublish dokumen.
3. Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)
Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat akses berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan sebagainya.
4. Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.
5. Help
Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada tempat tersebut. Ms.Excel akan memberikan alternatif jawaban terhadap pertanyaan yang dimaksud.
6. Lembar Kerja (Workbook)
Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan tombol pengendali.
7. Cell
Cell Aktif Penggulung vertikal
8. Lembar aktif
9. Nama Range
10. Fungsi
11. Penggulung
12. Nomor Baris
13. Nomor Kolom
1.    Menu Aplikasi Pengolah Angka Microsoft Office Excel
a.    Menu File
Menu File digunakan untuk mengolah dokumen mulai dari membuat dokumen baru, menyimpan,
hingga menutup program. Beberapa submenu File dan fungsinya,
b.    Menu Edit
Menu Edit digunakan untuk melakukan perbaikan dalam mengolah angka. Beberapa submenu
Edit dan fungsinya,
c.    Menu View
Menu View digunakan untuk mengatur tampilan dokumen pada layar monitor dan menampilkan
atau menyembunyikan beberapa toolbar. Beberapa submenu View beserta fungsinya
d.    Menu Insert
Menu Insert digunakan untuk menyisipkan objek (sel, baris, kolom, gambar, dan lainnya) dalam
lembar kerja. Beberapa submenu Insert dan fungsinya,
e.    Menu Format
Menu Format digunakan untuk mengatur format sel, baris, kolom, lembar (sheet), tabel (Auto Format),
dan format bersyarat (Conditional Formatting). Beberapa submenu Format dan fungsinya,
f.      Menu Tool
Menu Tool digunakan untuk mendukung pengolahan angka mulai dari pemeriksaan ejaan
secara otomatis hingga mengunci dokumen. Beberapa submenu Tool,
g.    Menu Data
Menu Data digunakan untuk mengolah data yang terdapat pada sebuah tabel, yaitu
mengurutkan data, menyaring (filter) data, membagi sebuah teks ke dalam beberapa kolom, dan
lainnya. Beberapa submenu Data dan fungsinya,
h.    Menu Window
Menu Window digunakan untuk mengatur tampilan dua atau lebih buku kerja, menampilkan
atau menyembunyikan buku kerja, Split, dan Freeze Panes untuk menampilkan judul baris atau
kolom tertentu dari sebuah tabel yang memiliki baris atau kolom yang banyak. Beberapa submenu
Window dan fungsinya,
i.      Menu Help
Menu Help digunakan untuk menampilkan informasi atau penjelasan tentang pengolah angka
Microsoft Office Excel 2003 dan permasalahan yang timbul saat kita mengolah angka. Beberapa
submenu Help dan fungsinya,

3.    Identifikasi Fungsi Berbagai Ikon Pengolah Angka Microsoft Office Excel
Ikon-ikon yang terdapat pada toolbar digunakan sebagai jalan pintas (Shortcut) perintah pada baris menu (Menu Bar). Beberapa toolbar beserta ikonnya sebagai berikut.
a. Toolbar Standard
Toolbar Standard berisi sekumpulan perintah yang digunakan untuk mengolah angka. Ikon  toolbar Standard beserta fungsinya dapat dilihat pada tabel berikut:
b. Toolbar Formatting

Toolbar Formatting berisi sekumpulan perintah yang digunakan untuk memformat sel. Beberapa ikon toolbar Formatting beserta fungsinya dapat dilihat pada tabel berikut.